3 Guru SD 096782 Tumorang Tak Pernah Mengajar, Kepsek : Saya Krisis Kepercayaan

0
227

SIMALUNGUN | BERITA A1

Tiga guru Sekolah Dasar (SD) 096782 Tumorang, Nagori Tumorang, Kecamatan Gunung Maligas, Kabupaten Simalungun, tidak pernah mengajar selama beberapa bulan terakhir. Ironisnya, dia diantaranya berstatus PNS dan satu berstatus Pegawai Tidak Tetap (PTT).

Kepala sekolah SD 096782 Tumorang, Suhariani yang ditemui di ruangnya mengatakan, ada tiga guru yang tidak masuk mengajar ke sekolah itu, dua diantaranya merupakan PNS dan satu PTT. Sejauh ini, sejak bulan Juli 2021 ada dua guru yang tak masuk dan satu lagi mulai tidak mengajar sejak 2020 lalu.

Iklan
Berita A1

“Kita udah laporkan ke Korwil pendidikan Gunung Maligas, tapi tak ada solusi, di tahun lalu sekitar bulan September dua guru PNS juga sudah dipanggil oleh Kabid Dinas Pendidikan, tapi sampai sekarang juga gak pernah masuk mengajar,” kata wanita yang tinggal di Kota Pematangsiantar ini.

Wanita ini menyebutkan, untuk menyiasati tenaga pengajar yang kurang sejak beberapa bulan terakhir ia memberdayakan dua orang guru baru dengan gaji dari dana pribadinya. “Sekarang tinggal 1 lagi guru yang kami bayarkan, karena yang 1 lagi sedang sibuk membuat skripsi,” terangnya, Selasa (25/01/2022) siang.

Saat ini, hanya tersisa 4 guru dan harus rela membagi waktu supaya dibagi mengajar ke kelas yang kosong. “Seharusnya ada 7 guru, 6 untuk wali kelas dan 1 guru agama, karena guru agama pensiun jadi sekarang kami lah bergantian mengajar mata pelajaran agama karena kebetulan guru di sini muslim semua,” terangnya.

Ia mengaku kerepotan karena kondisi ini. Mengingat permasalahan yang terjadi saat ini sangat pelik. “Karena banyaknya persoalan di sekolah ini dan saya sudah lapor sana-sini, sekarang ini saya krisis kepercayaan. Dan kalau boleh milih, mending saya dipindahkan dari sekolah ini,” tambahnya.

Dari informasi yang diperoleh, ada tiga guru yang tak pernah masuk yakni Risma Hutabarat, Maslina Manik (berstatus PNS) dan Sondang Sinaga (berstatus PTT).

Ia berharap Dinas Pendidikan Kabupaten Simalungun mengambil sikap tegas dan memberikan solusi untuk sekolah ini, karena ia merasa kasihan dengan anak didiknya.

Terpisah, Ketua Komite SD 096782, Bambang Arso mengatakan pihaknya sudah meminta tandatangan orang tua murid sebagai berkas pendukung. “Kami orang tua akan melaporkan hal ini ke Dinas Pendidikan, kami keberatan karena anak kami gak maksimal mendapatkan pendidikan di sekolah itu, ada pula guru yang berbulan-bulan bahkan setahun gak mengajar. Kalau memang tak mampu, sebaiknya pindah tugas saja,” katanya saat ditemui di salah satu warung di Kampung Tumorang.

Dihubungi terpisah, Sekretaris Dinas Pendidikan Kabupaten Simalungun, Parsaulian Sinaga yang dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp akan segera menindaklanjuti informasi tersebut. “Terimakasih, informasinya, kami cek segera,” tulisnya melalui pesan WhatsApp.

Hal senada dikatakan, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Simalungun, Zocson Midian Silalahi yang dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp mengatakan akan menindaklanjuti informasi tersebut. “Nanti kita tindak lanjuti ya pak,” katanya. (DN)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here