Adv. Pondang Hasibuan, S.H.,M.H. ” Stop Eksploitasi Anak di Kota Pematangsiantar”

0
148

PEMATANGSIANTAR | BERITA A1

Sulitnya ekonomi saat ini, membuat banyak keluarga yang tidak menghiraukan hukum yang berlaku, hal ini terjadi pada seorang anak yang berusia kurang lebih 6 tahun yang sering kita jumpai di seputaran taman bunga kota Pematangsiantar.

Ketika dijumpai anak tersebut berinisial LS (20/11/2021), dan dia selalu berjualan seputaran taman bunga bersama dengan oppungnya, dari mulai pagi sampai dengan malam.

Iklan
Berita A1

Sungguh sedih yang dialami LS, dia harus berhenti sekolah dan membantu keluarganya untuk mencari nafkah, padahal anak seumuran dia seharusnya masih menikmati dunia ini dengan bermanja-manja bersama orang tuanya. Namun semua berbeda pada apa yang dialaminya, keceriaan dan indahnya dunia harus berakhir sejak saat dia lahir.

Menurut Adv. Pondang Hasibuan, S.H.,M.H. tindakan orang tua yang mempekerjaan anak dibawah umur adalah merupakan tindak pidana sesuai dengan UU Perlindungan anak No. 35 Tahun 2014 Pasal 76 yang berbunyi ” Setiap orang dilarang menempatkan, membiarkan, melakukan, menyuruh melakukan atau turut serta melakukan eksploitasi secara ekonomi dan atau seksual terhadap anak. Ancaman pidana bagi pelaku yang melanggar pasal tersebut akan dikenakan pidana penjara paling lama 10 tahun dan atau denda paling banyak Rp200.000.000 sesuai pasal 88 UU No. 35 Tahun 2014.

Pemerintah kota malalui dinas Sosial seharusnya memberikan perhatian khusus bagi anak-anak dibawah umur yang bekerja mencari nafkah di Kota Pematangsiantar ” dan mengedukasi orang-orang yang mempekerjakan anak di bawah umur untuk kepentingan ekonominya “. Apabila pelaku tetap mempekerjakan anak dibawah umur, diminta kepada pemerintah kota agar segera melakukan proses hukum. ” Tutur Pondang Hasibuan”

Ketika dikonfirmasi kepada salah seorang Humas dan Protokoler Pemko Pematangsiantar atas kejadian tersebut, beliau menyampaikan agar mengkonfirmasi hal tersebut kepada Satpol PP Pematangsiantar.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here