Pembangunan DEK Penahan Banjir Batang Ayumi Diduga Asal Jadi

0
1146

PADANGSIDEMPUAN | BERITA A1

Proyek Rekonstruksi DEK Penahan/Tanggul Sungai Aek Batang Ayumi Kelurahan Sitamiang Padangsidempuan Selatan Kota Padangsidempuan yang memakan Anggaran Daerah Kota Padangsidempuan Tahun Anggaran 2023 Sebesar Rp. 1.180.722.000 (Satu Milyar Seratus Delapan Puluh Juta Tujuh Ratus Dua Puluh Dua Ribu Rupiah) dengan Nomor Kontrak 0713 SPK BPBD/IV/2023 Tertanggal 04 April 2023 di duga asal jadi.

Iklan
Dicari

Hasil Investigasi dilapangan 29/05/2023 terlihat pondasi bangunan masih rata dengan permukaan air sungai aek Batang Ayumi dan tidak terlihatnya Alat Berat dilokasi Proyek Hal ini menunjukkan Penggalian Pondasi dilakukan Manual, Hal ini diungkapkan Sekjend Dewan Pimpinan Nasional Ormas GEMMA PETA INDONESIA Dian Negara Panggabean.

”Anggota kita sudah Investigasi dilapangan dan hari ini Kamis 08/06/2023 kita sudah melayangkan surat konfirmasi ke Dinas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Padangsidempuan”. Ujar Dian Negara Panggabean kepada awak media.

“Dalam Surat Konfirmasi yang kita layangkan, banyak hal yang kita pertanyakan kepada Dinas BPBD Kota Padangsidempuan, untuk itu kita meminta isi kontrak Proyek Rekonstruksi DEK Penahan/Tanggul Sungai Aek Batang Ayumi dibuka karena kita yakin banyak dugaan pelanggaran yang telah dilakukan Kontraktor Proyek”. Terang Dian Negara Panggabean.

“Dan tembusan surat kita ke Komisi Informasi Publik (KIP) Wilayah Sumatera Utara di Medan sudah kita kirim langsung kepada Bagian Umum KIP Medan, ini antisipasi apabila Dinas BPBD Kota Padangsidempuan tidak memenuhi hak kita untuk mendapatkan informasi maka kita akan mengajukan sidang informasi ke KIP Wilayah Sumatera Utara di Medan”. Lanjut Dian memberi keterangan kepada awak media ini.

Dan ketika awak media ini meninjau langsung ke lokasi proyek 08/06/2023, awak media mendapatkan informasi dari masyarakat setempat bahwa pengawas ataupun konsultan proyek jarang kemari bahkan salah satu masyarakat setempat mengatakan “Pemko Padangsidempuan gak kapok dan gak jerah ya bang disorot wartawan dan polisi, belum selesai kasus proyek Torjam (Toru Jambatan) Siborang, ini lagi bakalan jadi masalah” Ungkap salah satu masyarakat kepada awak media. (BaRon)