Siantar Darurat Narkoba, Remaja Mulai Terkontaminasi

0
56

PEMATANGSIANTAR | BERITA A1

Peredaran Narkoba sepertinya tak juga mampu diputus oleh pihak kepolisian. Hampir setiap hari, peredaran narkoba di wilayah Kota Pematang Siantar mencapai miliaran rupiah dan aktor besar dalam peredaran ini tak mampu ditangkap polisi.

Tak tanggung-tanggung, Anggota DPR RI pun sudah melaporkan peredaran narkoba di Kota Siantar ini ke Kapolri. Tetapi, sepertinya tak ada juga aksi serius dalam penanganannya. Terbukti, beberapa tempat masih menjadi markas peredaran narkoba bahkan di salah satu markas sudah dijadikan Kampung Bersinar yang didirikan BNN Kota Siantar.

Iklan
Berita A1

Warga berharap kedepannya agar Aparatur Penegak Hukum (APH) dapat menyelesaikan permasalahan yang kian berakar di Kota Pematang Siantar dan mulai melibatkan remaja bahkan anak dibawah umur. Terbukti, Sat Narkoba Polres Pematang Siantar pada Rabu (07/09/2022) malam, personel Sat Narkoba berhasil meringkus 4 remaja yang terlibat kasus narkoba.

Keempatnya yakni AYP (19) warga Kampung Banjar, Kelurahan Banjar, Kecamatan Siantar Barat, MRAL (18) warga Jalan Teratai, Kelurahan Simarito, Kecamatan Siantar Barat. WTD (19) warga Jalan MH Sitorus, Kelurahan Teladan, Kecamatan Siantar Barat dan GSRP (20) warga Jalan Patimura Ujung, Kelurahan BP Nauli, Kecamatan Siantar Timur.

Penangkapan itu diawali saat polisi meringkus AYP yang menjual sabu di sekitaran Kampung Banjar, polisi mendapatkan sabu seberat 0,32 gram dan HP. Selanjutnya, AYP mengakui bahwa sabu tersebut diperoleh dari 3 pria dari Jalan Teratai, polisi pun membawa AYP ke lokasi transaksi, di lokasi itu polisi menangkap 3 pelaku lainnya dan ditemukan barang bukti berupa handphone, uang, dan dari dalam jok sepeda motor, petugas mendapati bong (alat hisap, red) yang di dalam kaca pirex itu masih terdapat serbuk diduga sabu.

Kasat Narkoba Polres Siantar, AKP Rudy Panjaitan membenarkan penangkapan tersebut. Dan saat ini pihaknya masih melakukan pemeriksaan terhadap para pelaku. (DN)