Walikota Pematangsiantar di wakili Pj.Sekda Pematangsiantar Ir. Zubaidi, M.Si hadiri Seminar Nasional Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Pematangsiantar

0
245

PEMATANGSIANTAR | BERITA A1

Seminar Nasional Majelis Ulama Indonesia (MUI) Selasa (16/11)kali ini mengangkat tema Membangun Ekonomi Umat’ dan seminar ini dijadwalkan akan di hadiri langsung Wagubsu Musa Rajekshah, yang merupakan salah satu Narasumber.

Kehadiran Wagubsu Musa Rajekshah pada kesempatan kali ini disambut Wali Kota Pematangsiantar yang diwakili Pj.Sekda
Ir.Zubaidi, M.Si.
Ketua Panitia Seminar Zainal Siahaan SE MM, Kadis Kominfo Drs. L. Pardamean Manurung M.AP,
Kabag Protokol dan Komunikasi Pimpinan Mardiana SH,
Dan Kabag Umum dan Rumah Tangga Arri S Sembiring SSTP MSi.

Iklan
Berita A1

Penyambutan dilaksanakan Dari rumah dinas Wali Kota Pematangsiantar, menuju lokasi seminar, di Convention Hall Siantar Hotel

Wali Kota Pematangsiantar dalam sambutan tertulisnya menyampaikan rasa bahagia dan apresiasi yang setinggi-tingginya atas terlaksananya acara Seminar Nasional MUI Kota Pematangsiantar ini dimana filosofi dari ekonomi Islam adalah ekonomi yang bisa menerjemahkan nilai-nilai dari agama Islam dalam kehidupan sehari-hari, yang bertujuan untuk pemerataan dalam perekonomian, sekaligus mengurangi kemiskinan dan mencegah ketimpangan.

Pemerintah Indonesia, katanya, sudah banyak melakukan kebijakan afirmasi untuk memperbaiki kualitas pasar keuangan syariah.
Sebagai negara dengan populasi Muslim terbesar di dunia lanjutnya, umat Islam di Indonesia harus dapat memberikan peranan terbaiknya melalui berbagai bentuk atau filantropi dalam ekonomi dan keuangan syariah.

Peran ini diharapkan dapat mengatasi guncangan ekonomi yang terjadi, termasuk akibat pandemi Covid-19 yang sudah berlangsung hampir dua tahun ini.

“Pemerintah Kota Pematangsiantar menyambut baik kegiatan seminar Membangun Ekonomi Umat yang diselenggarakan oleh Majelis Ulama Indonesia Kota Pematangsiantar hari ini. Diharapkan kegiatan ini mampu meningkatkan ekonomi umat di Kota Pematangsiantar yang kita cintai ini. Kepada para peserta agar benar-benar dapat mengikuti kegiatan ini. Serap metode-metode serta teori yang disampaikan narasumber, dan nantinya dapat diimplementasikan di kehidupan sehari-hari,” katanya.

Masyarakat harus dapat hidup seimbang antara kepentingan dunia dan akhirat. Tambahnya

“Kita mesti membangkitkan ekonomi rakyat yang selama ini terdampak pandemi Covid-19. Namun juga harus diimbangi dengan pendidikan, spiritual, dan keagamaan. Dengan demikian akan tercipta masyarakat yang bermartabat, sejahtera, dan berakhlak mulia. Sehingga bisa mewujudkan masyarakat Kota Pematangsiantar yang Semakin Mantap, Maju, dan Jaya,” terangnya sebagai mana dibacakan oleh PJ Sekda Ir. Zubaidi MSi.

Sementara itu, Ketua MUI Kota Pematangsiantar Drs HM Ali Lubis meyebutkan, kegiatan seminar tersebut untuk memberikan informasi dan pemahaman kepada ulama dan ustadz tentang Perbankan Islam atau Otonomi Syariah.

“Maka untuk itu marilah kita ikuti acara seminar ini dengan khidmat dan sebaik- baiknya agar ilmu dan hasilnya dapat kita peroleh dan kita aplikasikan di kehidupan kita sehari hari,” katanya.

Hadir pada acara tersebut :
Wakil Ketua BPH Dewan Syahriah, Nasional MUI Pusat yang juga narasumber Prof. Dr H.Jaih Mubarok SE,MH,, MAg, Area Manager BSI Kota Pematangsiantar selaku narasumber Arif Budiman, Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Pematangsiantar Teuku Munandar, Dewan Pertimbangan MUI Kota Pematangsiantar Al Ustad H Rafii Nasir, para Ketua MUI se-kawasan Danau Toba, para Alim Ulama, dan para ormas Islam. (Nai)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here