YP. Trisakti dan Tridarma rayakan Hut RI Ke-77 ini Pesan Gubsu Edy Rahmayadi

0
224

PEMATANGSIANTAR | BERITA A1

Setelah vakum selama pandemic covid-19 kini YP. Trisakti dan Tridarma Pematangsiantar kembali gelar perayaan HUt RI Ke-77 di Lokasi Sekolah yang beralamat di jalan Pdt. J. Wismar Saragih No. 66 Kota Pematangsiantar.

Kepala Sekolah SMP Trisakti Ibu Ristresi Simamora, S.S. sebagai pembina upacara


Upacara penaikan bendera kali ini disertai dengan pembacaan kata sambutan Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi oleh Kepala Sekolah SMP Trisakti Ristresi Simamora, S.S.
Dalam sambutan Gubernur Sumatera Utara, Edy Rahmayadi menyampaikan 5 pesan kepada seluruh pelajar yaitu agar:

Iklan
Berita A1
  1. Lebih fokus, lebih semangat, lebih tekun dan disiplin dalam belajar.
  2. Harus menyayangi dan menghormati orang tua dengan baik.
  3. Menjauhi dan menghindari penyalahgunaan narkoba.
  4. Memanfaatkan media teknologi informasi digital untuk belajar hal-hal kebaikan, dan menghindari informasi yang negatif fasilitas gadget.
  5. Menjadi generasi penerus pemimpin masa depan yang hebat dengan memiliki lima karakter yaitu : religius, nasionalis, gotong royong,mandiri dan integritas.

Memperingati perayaan HUT RI Ke-77 YP. Trisakti dan Tridarma Pematangsiantar menggelar beberapa perlombaan yang diantaranya : Bola volley, tarik tambang, balap karung, kebersihan kelas, karet estafet, kebersihan taman binaan kelas, dan masih banyak perlombaan lainnya.

Setiap kelas dan Organisasi ekstrakurikuler diberikan kesempatan untuk menampilkan kreatifitas siswa-siswinya, yang dimulai sejak awal Agustus 2002.

Paskibraka YP. Trisakti dan Tridarma melaksanakan Pengibaran Bendera
Salah satu perlombaan yang dilaksanakan peserta didik YP. Trisakti dan Tridarma.

Koordinator Yayasan Bapak Indra Saragih, SE.,M.S.M. menyampaikan ini merupakan momentum sebagai refleksi dalam rangka” Pulih Lebih Cepat, Bangkit Lebih Kuat bagi untuk menciptakan sumber daya dan lulusan Trisakti dan Tridarma yang unggul dan berkualitas.

Aneka kegiatan ini, lanjut Indra Saragih, dilaksanakan sebagai bukti kecintaan peserta didik terhadap perjuangan para pendahulu dan para pahlawan kemerdekaan dan juga sebagai bukti bahwa semua warga sepatutnya menghargai nilai-nilai luhur warisan para pejuang bangsa ini.

“Cita-cita serta semangat dan nilai-nilai luhur ini mesti ada, melekat dan bertumbuh dengan baik dalam sanubari kita para generasi muda penerus cita cita bangsa ini,” imbuhnya. (Poels)